![]() |
| HEBAT...!!! Di Desa Ini Kalau Ada Pencuri Bukan Dihukum Atau Digebukin! |
Disaat ditanya kelebihan Boti, penduduk Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) umumnya segera mengernyitkan dahi. Mereka lantas menyatakan, Boti yaitu rayon terpelosok nan terisolir di Pulau Timor. Namun berasal Boti lagi, teramat masyhur sultan Boti yg populer penuh kewibawaan.
Sebagian akbar masyarakat Kupang ataupun masyarakat di Kabupaten lain di Pulau Timor, tahu mengenai Boti. Boti yakni reputasi bangsa benih bermula kelompok ori pulau Timor, Atoni Metu. negara Boti terletak seputar 40 kilo meter asal kota kabupaten Timor lagi Selatan (TTS), So’e.
Secara administratif waktu ini jadi Desa Boti, Kecamatan Kie. lantaran letaknya yg susah di raih di juga pegunungan, Desa Boti seakan terselubung permulaan peradaban canggih dan barisan era. bangsa ini mempunyai bahasa Dawan sbg bahasa daerahnya tengah seseorang baginda Boti bernama merek Benu.
Nah, ada yang unik dari Desa Boti. Seorang warga Desa Boti, Ansel menjelaskan, di Boti tak ada pencuri. Hewan ternak yang tak diberi kandang pun tak pernah ada yang mencuri. “Tak hanya sapi, kambing, kendaraan milik warga di jalanan pun tak ada yang mencuri,” jelas Ansel.
Saat bertemu Raja Boti, Tribunnews menanyakan perihal pencuri di Boti. Dengan bahasa Dawan, Raja Boti, membenarkan di Boti tidak ada pencuri.
“Kalau ada yang mencuri kambing, kami beri mereka kambing agar sama dengan warga lain,” jelas Raja Boti dengan nada tenang penuh wibawa.
Sementara jika ada warga yang mencuri hasil kebun, maka pencuri tersebut diberikan tanah agar bisa berkebun dan memiliki hasil sendiri.
“Kami berikan tanah agar bisa berkebun sendiri,” ujar Raja Boti yang memiliki rambut panjang di konde ini.
Raja Boti juga melarang warga berburu burung di perkampungan.
“Kalau berburu hewan atau burung, kami di hutan. Kalau berburu di kampung, hewan akan punah,” jelas Ansel.
Untuk mengajarkan nilai kebaikan tersebut, Raja Boti setiap tanggal 9 membuat pertemuan dengan rakyatnya. Di pertemuan itulah Raja menyampaikan pesan dan arahan agar masyarakat berbuat baik, bercocok tanam, serta membuat kerajinan. Hasilnya, di kawasan Rumah Raja dibangun satu rumah untuk menjual hasil kerajinan warga Boti. Ada gelang dari kuningan, perunggu hingga gelang dari akar tanaman di Boti serta suvenir lain.
Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi kita semua... Tolong di share ya...

No comments: